Top
Begin typing your search above and press return to search.

Petugas gabungan terus cari crew KM Sari Mantep di perairan laut Tegal 

Operasi pencarian orang tenggelam di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal, masih berlangsung dengan intensif oleh tim yang terdiri dari berbagai instansi dan relawan.

Petugas gabungan terus cari crew KM Sari Mantep di perairan laut Tegal 
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Operasi pencarian orang tenggelam di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal, masih berlangsung dengan intensif oleh tim yang terdiri dari berbagai instansi dan relawan. Sejak laporan pertama kali diterima mengenai kejadian tersebut, tim dari Polairud, Badan Sar Nasional (Basarnas), Core ORARI Pemalang, Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pemalang, Galawi Rescue, dan Relawan Arnavat langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Diketahui KM Sari Mantep yang membawa 3 crew tersebut pada selasa (23/7/24) subuh pukul 4 berangkat dari TPI Asemdoyong Pemalang menuju ke perairan Tegal untuk menangkap utamanya udang selain ikan. Setelah selesai menangkap udang dan ikan hingga sore pukul 18.30 WIB, kapal lego jangkar untuk beristirahat di perairan Tegal.

"Rabu subuh saat kapal hendak menangkap ikan kembali dan korban NA menarik jangkar, korban diduga terpeleset dan terjatuh kedalam laut," kata KBO Polairud Polres Tegal Ipda Rokhim seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (25/7).

Tim sudah melakukan berbagai upaya di lokasi kejadian dengan memanfaatkan alat dan teknologi yang tersedia. Polairud, sebagai bagian dari kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan laut, telah melakukan penyisiran di sekitar area pantai. Mereka menggunakan perahu untuk memaksimalkan pencarian, dengan harapan dapat menemukan korban secepat mungkin.

Sementara itu, Basarnas Pemalang yang di pimpin Handika juga tidak kalah sigap dalam menjalankan tugasnya. Mereka mengerahkan personel terlatih yang memiliki pengalaman dalam mencari orang hilang di perairan. Tim Basarnas mengkoordinasikan operasi pencarian dan memastikan bahwa setiap langkah dilakukan secara sistematis dan efektif.

Core ORARI Pemalang yang di pimpin Dwi Sulityawan juga berperan penting dalam mendukung komunikasi selama operasi pencarian. Dengan keahlian mereka dalam radio komunikasi, Core ORARI memastikan bahwa semua anggota tim di lapangan dapat berkomunikasi dengan lancar. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan koordinasi yang dapat menghambat proses pencarian.

Sementara itu Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pemalang yang diketuai H. Toto Eri Sutanto SH. dan PMI Kabupaten Tegal serta Relawan Arnavat juga turut berkontribusi dalam operasi ini, Mereka tidak hanya membantu dalam pencarian di darat dan laut, Kehadiran relawan ini membantu menciptakan suasana yang lebih solid dan memberikan semangat kepada semua pihak yang terlibat.

Pencarian kali ini tidak hanya dilakukan di permukaan laut, tetapi juga mencakup area pantai, mengingat kemungkinan korban terdampar di lokasi-lokasi tersebut. Tim dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memaksimalkan area yang dicari.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilakukan tanpa henti. Tim tetap optimis dan berkomitmen untuk menemukan korban, meskipun kondisi cuaca dan ombak di lokasi cukup menantang. Mereka terus berdoa dan berharap agar upaya yang dilakukan membuahkan hasil.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire